Skip to main content

Fase Dewasa


Ingin di mengerti tapi tidak tau harus menuntut siapa. Orang-orang juga punya kesibukannya masing-masing. Entah kenapa juga akhir-akhir ini membutuhkan seseorang yang bisa diajak berbicara. Membicarakan apa saja, dari hal penting sampai yang tidak penting sekali pun.

Mungkin selama ini terlalu menutup diri, tidak pernah berbagi cerita dengan siapa pun. Kalo pun iya, hanya cerita yang diperbolehkan saja untuk mereka tau (tidak semua).

Tidak seperti yang lainnya, seperti duduk di kereta dan berbicara basa basi dengan orang asing itu membuat energi cepat terkuras.

Ada yang pernah bilang gini "Allah tidak akan mempertemukan kita dengan seseorang tanpa sebab, semua pasti ada alasannya". Mungkin memang benar, entah mereka datang membawa cinta atau hanya sekedar membawa sebuah pelajaran hidup.

"JATUH CINTA"
Mungkin bedanya jatuh cinta kali ini kita sudah masuk di fase dewasa. Bukan lagi sekedar chat 24/7 atau sekedar basa basi menanyakan "lagi ngapain, sudah makan, dan lain sebagainya" berulang kali tiap jam. Kali ini benar-benar ingin satu-satunya orang yang bisa dijadikan "sesuatu".

Mengurangi rasa saling curiga, tidak marah-marah ga jelas, bukan sekedar main-main serta memiliki visi yang sama. Memiliki rasa saling menjaga satu sama lain, dan sudah merasa cukup.

Semoga siapa pun kamu, dimanapun kamu, aku doakan selalu sehat dan bahagia disana. Tetaplah menjadi yang terbaik dengan versi mu sendiri. Menjadi diri sendiri.

Sehat-sehat ya...

Comments

Popular posts from this blog

Hanya Gabut

Hi... Apa kabar? Semoga kamu, aku dan kita tetap sehat ya.. Akhir-akhir ini banyak manusia yang merasakan "malaise" (istilah medis untuk menggambarkan perasaan lelah, tidak nyaman, dan kurang enak badan yang tidak diketahui apa penyebabnya. Entah karena cuaca yang tidak menentu atau ada faktor lain. Aku harap kita semua selalu sehat dan tetap dalam lindungan-Nya. Oh ya, tadi malam angin di Sumbawa begitu kencang, bagaimana di daerah kalian ? Tapi akhir-akhir ini cuaca memang tak menentu, siang begitu panas, malam begitu dingin, begitu pun dengan sikap mu. Eh, kok jadi ke arah sana, hahaa.. Tidak usah terlalu serius ya, aku juga nulis ini karena lagi gabut aja di kantor. Bingung juga mau ngapain, hehe.. Aku punya beberapa pertanyaan random untuk kalian yang baca tulisan ini. Kalau tiba-tiba punya kekuatan bisa menghilang selama sehari, apa yang akan kamu lakukan? Kalau kamu bisa menjelajahi waktu, bakal pergi ke masa lalu atau masa depan? Apa hal yang paling kamu takuti, tapi ...

Yogyakarta (Candi Ijo)

Yogyakarta, Candi Ijo, 24 Desember 2017, maafkan aku kalo tanggalnya salah ya. Ada sedikit cerita tentang tempat ini. Jadi gini, hari itu aku lagi dirumah teman karena kakaknya bakalan nikah. Sorenya aku mau pulang ke kosan. Lalu dia, sebut saja habut keluar dari rumah itu dan bertanya, mau kemana ? Refleks aja ku jawab mau jalan-jalan, ikut ? (padahal tidak ada rencana sama sekali mau kemana) Saat dia jawab, Iya ikut. Sempat mikir juga, sore begini jalan kemana ya, masa iya ngajakin dia keliling kota gak jelas. Yang aku tahu dia suka dengan alam. Senja dan Pantai itu yang aku tahu. Selebihnya aku tidak tahu apa-apa, dia tidak pernah cerita. Haha Singkat cerita kita pergi naik motor, aku bilang "kita ke candi yuk, lihat senja". Aku tidak tahu dia berekspektasi seperti apa, tapi aku harap senjanya bagus. Sepanjang perjalanan aku selalu lihat posisi matahari, berharap saat sampai di lokasi, senjanya belum tenggelam. Sampai disana orang sudah ramai dengan tujuan yang sama (melih...

Sedikit Keluh

Sudah setahun lebih aku di Sumbawa, tepatnya bulan Juni kemaren aku setahun di Sumbawa. Semenjak kepulangan ini aku banyak belajar, menjadi pribadi yang lebih sabar dan banyak diamnya. Aku juga manusia biasa yang tidak jauh dari keluh kesah. Hanya saja tak pernah aku tunjukkan di depan manusia lainnya. Kamu kok gak pernah ngeluh?  Heiii, kata siapa aku gak pernah ngeluh. Tembok kamar jadi saksi atas keluh kesahku. Aku yang sekarang mengeluh bukan untuk menyalahkan takdir atau siapapun, tapi lebih ke bertanya kepada diri sendiri. Apa yang salah denganku, apakah bahuku sekuat itu, ini akhirnya akan seperti apa, kenapa kelahiran dibawahku banyak yang nikah muda, kenapa aku susah buka hati lagi, apakah dunia sedang tidak baik-baik saja, kenapa seperti ini, kenapa seperti itu. Ya seperti itulah keluh kesah anak muda ini. Sebelumnya aku banyak mainnya, dulu gajian cuma numpang lewat karena menurutku daerah jawa terlalu indah untuk tidak di jelajahi walaupun jaraknya lumayan jauh. Tak per...