Skip to main content

Menjadi Asing

Sumbawa, kota yang penuh dengan kenangan. Ada satu nama yang sampai sekarang tetap di ingatan. Meski aku pura-pura biasa tapi tetap saja bayanganmu seliweran dipikiranku. Tak terasa ya semua berlalu begitu cepat, dulu hampir setiap hari kita chatan bahkan sampai larut malam. Sekarang, mau ngechat sekedar bertanya kabar saja aku canggung.

Tahukah kamu bagaimana rasanya didiamkan oleh seseorang yang sebelumnya sangat hangat menyapamu. Bagaimana rasanya diabaikan oleh dia yang sebelumnya selalu menanyakan kabarmu.
Bagaimana rasanya ?
Iya, tidak usah dijawab.

Aku tidak sedang menghindari siapapun, pun aku tidak sedang menjauhi siapapun. Aku hanya senang menyendiri, mengingat semua yang terjadi dan aku berusaha menerima tanpa menyesali atau pun menyalahkan diri.
Seleksi alam sedang berlangsung.

Entah apa yang berubah dari kita, atau hanya aku yang berusaha tahu diri. Perasaan kehilangan ini tak pernah kuingin. Berat sudah pasti. Tapi, aku tahu hidup harus terus berjalan. Terima kasih sudah pernah hadir, menjadi manusia menyenangkan, meski kadang menyebalkan tapi selalu kurindukan. Pernah ku langitkan namamu dalam doa, namun takdir memberikan jawaban yang begitu indah.

Akupun ikhlas tentang kita yang tak pernah menjadi apa-apa, karena aku percaya ada yang maha mengatur dan tidak akan pernah salah. Kecewa, tentu saja. Rasa kecewa mengajarkan kita bahwa kehidupan itu mudah berubah dan berpindah. Untuk aku dan kita, berharaplah sewajarnya, mencintailah sewajarnya dan bahagialah sewajarnya. Hari esok masih dalam tanya, entah keadaan kita akan tetap sama atau sebaliknya.


Comments

Popular posts from this blog

Hanya Gabut

Hi... Apa kabar? Semoga kamu, aku dan kita tetap sehat ya.. Akhir-akhir ini banyak manusia yang merasakan "malaise" (istilah medis untuk menggambarkan perasaan lelah, tidak nyaman, dan kurang enak badan yang tidak diketahui apa penyebabnya. Entah karena cuaca yang tidak menentu atau ada faktor lain. Aku harap kita semua selalu sehat dan tetap dalam lindungan-Nya. Oh ya, tadi malam angin di Sumbawa begitu kencang, bagaimana di daerah kalian ? Tapi akhir-akhir ini cuaca memang tak menentu, siang begitu panas, malam begitu dingin, begitu pun dengan sikap mu. Eh, kok jadi ke arah sana, hahaa.. Tidak usah terlalu serius ya, aku juga nulis ini karena lagi gabut aja di kantor. Bingung juga mau ngapain, hehe.. Aku punya beberapa pertanyaan random untuk kalian yang baca tulisan ini. Kalau tiba-tiba punya kekuatan bisa menghilang selama sehari, apa yang akan kamu lakukan? Kalau kamu bisa menjelajahi waktu, bakal pergi ke masa lalu atau masa depan? Apa hal yang paling kamu takuti, tapi ...

Yogyakarta (Candi Ijo)

Yogyakarta, Candi Ijo, 24 Desember 2017, maafkan aku kalo tanggalnya salah ya. Ada sedikit cerita tentang tempat ini. Jadi gini, hari itu aku lagi dirumah teman karena kakaknya bakalan nikah. Sorenya aku mau pulang ke kosan. Lalu dia, sebut saja habut keluar dari rumah itu dan bertanya, mau kemana ? Refleks aja ku jawab mau jalan-jalan, ikut ? (padahal tidak ada rencana sama sekali mau kemana) Saat dia jawab, Iya ikut. Sempat mikir juga, sore begini jalan kemana ya, masa iya ngajakin dia keliling kota gak jelas. Yang aku tahu dia suka dengan alam. Senja dan Pantai itu yang aku tahu. Selebihnya aku tidak tahu apa-apa, dia tidak pernah cerita. Haha Singkat cerita kita pergi naik motor, aku bilang "kita ke candi yuk, lihat senja". Aku tidak tahu dia berekspektasi seperti apa, tapi aku harap senjanya bagus. Sepanjang perjalanan aku selalu lihat posisi matahari, berharap saat sampai di lokasi, senjanya belum tenggelam. Sampai disana orang sudah ramai dengan tujuan yang sama (melih...

Sedikit Keluh

Sudah setahun lebih aku di Sumbawa, tepatnya bulan Juni kemaren aku setahun di Sumbawa. Semenjak kepulangan ini aku banyak belajar, menjadi pribadi yang lebih sabar dan banyak diamnya. Aku juga manusia biasa yang tidak jauh dari keluh kesah. Hanya saja tak pernah aku tunjukkan di depan manusia lainnya. Kamu kok gak pernah ngeluh?  Heiii, kata siapa aku gak pernah ngeluh. Tembok kamar jadi saksi atas keluh kesahku. Aku yang sekarang mengeluh bukan untuk menyalahkan takdir atau siapapun, tapi lebih ke bertanya kepada diri sendiri. Apa yang salah denganku, apakah bahuku sekuat itu, ini akhirnya akan seperti apa, kenapa kelahiran dibawahku banyak yang nikah muda, kenapa aku susah buka hati lagi, apakah dunia sedang tidak baik-baik saja, kenapa seperti ini, kenapa seperti itu. Ya seperti itulah keluh kesah anak muda ini. Sebelumnya aku banyak mainnya, dulu gajian cuma numpang lewat karena menurutku daerah jawa terlalu indah untuk tidak di jelajahi walaupun jaraknya lumayan jauh. Tak per...